Akibat Perubahan Iklim , Pemkab Jayapura Dorong Pembentukan Pokja Ekonomi Hijau Berbasis Komunal

0
47
Asisten II Bidang Perekonomian Joko Sunaryo saat memimpin Worshop Pembentukan Ekonomi Hijau berbasis Komunal , foto : nesta/jeratpapua.org
Asisten II Bidang Perekonomian Joko Sunaryo saat memimpin Worshop Pembentukan Ekonomi Hijau berbasis Komunal , foto : nesta/jeratpapua.org

JERATPAPUA.ORG, JAYAPURA – Akibat perubahan Iklim dunia dan tiap wilayah di Indonesia, mendorong Pemerintah Kabupaten Jayapura membentuk Kelompok Kerja (Pokja) Ekonomi Hijau berbasis Komunal.

Hal itu disampaikan Asiten II Bidang Perekonomian Sekda Kabupaten Jayapura Joko Sunaryo, saat memimpin worshop pembentukan Kelompok Kerja (Pokja) Ekononi Hijau berbasis komunal di Kabupaten Jayapura.

Dalam pemaparannya kepada wartawan asisten II mengatakan , pembentukan Pokja Ekonomi Hijau dilatarbelakangi adanya pereubahan iklim yang cukup siginifikan di dunia bahkan wilayah-wilayah di Indonesia termasuk kabupaten Jayapura, akibat dari penggunakan lahan dan alih fungsi ruang hijau yang tidak teratur sehingga terjadi perubahan-perubahan lingkungan. “ ini yang harus di sepakati ada perebub yang harus di sampaikan tentang pembangunan ekonomi hijau berbasis komunal  ada pergeseran fungsi lingkungan sehingga kita perlu membuat pokja ini “ jelas Asiten II Joko Sunaryo Kamis, (7/7/2022).

Sampai saat ini ungkap Asisten II , pihaknya dapat memetahkan daerah atau wilayah mana yang akan di kembangkan menjadi daerah ekonomi hijau yang berbasis kepada ekonomi Komunal.”kalau di kabupaten jayapura kita ada empat wilayah pembangunan , tiap-tiap wilayah di sesuaikan dengan potensi masing-masing “ungkapnya.

Menurutnya budaya lokal di Kabupaten Jayapura mempunyai potensi ekonomi yang baik untuk dijadikan salah satu produk untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat , meski demikian joko mengakui belum dapat dikembangkan secara baik karena berbagai macam factor yang harus di ikuti termasuk regulasi yang perlu di taati sehingga dapat di jual ke publik “ hal itu yang kita bahas di ekonomi hijau ini, dengan pihak LSM jerat dan TAF ,untuk mengintegrasi program-program yang di jalankan dengan dinas-dinas terkait. “pungkasnya.(nesta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here