Ratusan Satgas Kaki Telanjang “Serbu” Pedalaman dan Pesisir Papua

0
273
Kepala Dinas Kesehatan Papua, drg. Aloysius Giyai, M.Kes.

JAYAPURA – Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg Aloysius Giyai, M.Kes., melaunching dan melepaskan 162 petugas kesehatan pada program Satuan Tugas (Satgas) Pelayanan Kesehatan baik Kaki Telanjang dan Satgas Terapung.

“Satgas pelayanan kesehatan jilid kedua tahun 2016 akan mendatangi 22 kabupaten di daerah pegunungan dan 5 kabupaten di daerah pesisir dengan total personil mencapai 162 orang dari profesi perawat, kebidanan dan farmasikesehatan lingkungan dan promisi kesehatan,” ujar Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Papua, drg Aloysius Giyai, Mkes, di aula Kantor Dinas Kesehatan Pprovinsi Papua, di Kotaraja, Senin (18/4).

Dijelaskan, pihaknya telah lepas Senin (18/4) dan rencana kamis atau hari jumat akan berangkat ke daerah masing-masing untuk menjalankan tugas selama 8 bulan.

Aloysius berkeyakinan, dengan harapan ini menjadi model dalam menurunkan angka penyakit maupun kematian, mengingat satgas pelayanan kesehatan yang diturunkan ini menjangkau hingga daerah terisolir maupun kepulauan di seluruh penjuruh Provinsi Papua.

“Untuk itu, kami menyampaikan terima kasih kepada ke gubernur yang mana dengan visi besar yakni Papua Bangkit, Mandiri dan Sejahtera dan misi di bidang kesehatan yakni peningkatan akses pelayanan kesehatan serta peningkatan derajat kesehatan masyarakat, sudah barang tentu wajib hukumnya bagi kita untuk mendukung dan merealisasikan misi tersebut,” ugkapnya.

Sementara itu, Kepala Bidang SDM Dinas Kesehatan Provinsi Papua, Lesman Tabuni,SKM,MM menjelaskan bahwa pendekatan pelayanan kesehatan dengan keberadaan Satgas Pelayanan Kesehatan merupakan komitmen dari gubernur dan Dinas Kesehatan Provinsi Papua yang tentunya harus berjalan sebagaimana mestinya.

Dari informasi yang diterima, dana yang disiapkan untuk program ini mencapai Rp. 14 miliar lebih, sementara dari evaluasi tahun 2015 telah digunakan sebesar Rp. 9 miliar dan semua telah dievaluasi, sehingga dinas kesehatan menambah jumlah petugas dalam tahun 2016.

“Semua akan dievaluasi setelah delapan bulan, sebabnya semua daerah yang kami datangi akan membantu pelayanan kesehatan dan setiap kabupaten juga sudah dibagi tugas masing – masing untuk membantu petugas satgas yang diturunkan,” katanya.

Ditambahkan, berbagai pergumulan selama ini terkait dengan persoalan angka kematian, tingginya angka penyakit HIV-AIDS, kita harapkan mampu ditekan dengan kehadiran Satgas Pelayanan kesehatan ini.

“Kita hanya pelayan saja, namun semua adalah program Gubernur Papua, Lukas Enembe bersama Wakil Gubernur Papua, Klemen Tinal, sehingga mari kita semua masyarakat mendukung untuk mengangkat derajat kesehatan masyarakat,” ajaknya. (Eveerth Joumilena)

 

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here