KAINKAIN KARKARA BYAK DAN NUSANTARA FUND SOSIALISASI PROGRAM PENGUATAN EKONOMI DI KAMPUNG KOREM BIAK UTARA

0
20
Pengurus PD Aman Jayapura Benhur Wallya dan Sekjen Kainkain Karakara Byak Gerald Kafiar, serta Kordinator Kelompok Bisnis Penampungan Ikan Kampung Korem Distrik Biak Utara , foto : nesta/jeratpapua.org
Pengurus PD Aman Jayapura Benhur Wallya dan Sekjen Kainkain Karakara Byak Gerald Kafiar, serta Kordinator Kelompok Bisnis Penampungan Ikan Kampung Korem Distrik Biak Utara , foto : nesta/jeratpapua.org

JERAT PAPUA.ORG, BIAK  – Kainkain Karkara Byak dan PD AMAN Jayapura melaksanakan sosialisasi program penguatan ekonomi oleh Dana Nusantara atau Nusantara Fund di kampung Korem Kabupaten Biak Numfor Provinsi Papua pada tanggal 25 Mei 2024.
Program penguatan Ekonomi berbasis masyarakat adat, yang di lakukan oleh Kainkain Karkara Byak bekerjasama dengan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara AMAN Jayapura dan Nusantara Fund atau Dana Nusantara di laksanakan di Kampung Korem Distrik Biak Utara Kabupaten Biak Numfor Papua .
Kumeser Kafiar sebagai penanggungjawab program disela sela kegiatan sosialisasi mengatakan bahwa kampung Korem merupakan salah satu kampung yang berada di Pantai Utara Kabupaten Biak Numfor dan juga berada di dalam wilayah adat Napa ditetapkan sebagai penerima program. Program ini merupakan kerjasama Kainkain Karkara Byak dengan Nusantara Fund.
“ Pentingnya kegiatan sosialisasi ini lakukan sehingga masyarakat adat kampung Korem sebagai penerima manfaat program mengetahui kegiatan – kegiatan apa saja yang akan dilakukan dan mengetahui tujuan dan manfaat program tersebut “ ungkap Kumersrar kafiar sabtu, (26/5/2024).
Kegiatan yang terdapat dalam program ini meliputi kegiatan sosialisasi, musyawarah pembentukan kelompok usaha penampungan ikan segar, pelatihan bisnis komunitas, pembuatan rumpon, pembuatan pondok penampung ikan yang akan dilengkapi dengan Freezer kapasitas 200 kg dan modal belanja ikan, serta kegiatan monitoring dan evaluasi.
Dalam musyawarah pembentukan kelompok usaha penampungan ikan masyarakat adat kampung Korem telah sepakat 5 orang untuk akan mengelola kegiatan penampungan ikan segar ini. Dari 5 orang tersebut terpilih Welmina Rumadas sebagai ketua kelompok penampungan ikan segar.

Masyarakat Adat Kampung Korem saat antusias mengikuti Sosialisasi Bisnis Penangkan bagi Kelompok Penampungan Ikan Kampung Korem , Distrik Biak Utara , foto : nesta/jeratpapua.org
Masyarakat Adat Kampung Korem saat antusias mengikuti Sosialisasi Bisnis Penangkan bagi Kelompok Penampungan Ikan Kampung Korem , Distrik Biak Utara , foto : nesta/jeratpapua.org

Sementara Welmina Rumadas Ketua kelompok penampungan Ikan Kampung Korem berterimakasih dengan hadirnya kelompok ini, yang merupakan kerja sama antara Dewan Adat Kainkain Karakara Byak dan Aliansi Masyarakat Adat Nusantara dengan Nusantara Fund sebagai sebuah kepedulian terhadap masyarakat adat pesisir, dimana program ini diharapkan dapat membantu masyarakat adat korem Utara untuk memasarankan hasil tanggapan mereka dengan baik .
“ ini merupakan program yang cukup membantu, dewan adat Kainkain karakara byak memberikan sbeuah jembatan harapan bagi para nelayan lokal yang ada di kampung ini” ungkapnya.
Selain itu, kehadiran program Nusantara Fund atau Dana Nusantara ini, bisa membantu nelayan tradisional di Byak sebagai akses pemasaran hasil tanggkapanya , dimana sebelumnya mereka hanya memasarkan hasil tangkapanya secara tradisional sehingga kedepan kelompok ini bisa menjadi solusi pemecahan masalah pemasaran mereka .
“ Hasil tanggkapan nelayan lokal umumnya masyarakat adat di pasarkan sendiri di depan pekaran rumah, berjalan kelling kampung dan di pinggir jalan raya , kalau program ini jalan kelompok ini bisa mencari solusi penampungan dan memasarkan hasil tangkapan masyarakat adat “ tuturnya.
Sebagai representasi Lembaga Adat di Byak mengharapkan semua lembaga-lembaga mitra yang lain seperti AMAN dan Nusantara Fund dapat melihat apa yang menjadi pergumulan masyarakat adat , meski potensi hasil bumi sangat melimpah namun proses pengelolaannya masih terbatas.
“ lewat musyawarah penguatan dan sosialisasi seperti ini, dapat menolang apa yang menjadi pergumulan masyarakat adat “ jelasnya.

Sekjen Kainkain Karakara Byak Gerald Kafiar, foto : nesta/jeratpapua.org
Sekjen Kainkain Karakara Byak Gerald Kafiar, foto : nesta/jeratpapua.org

Sarah Dimana Pj. Kepala Kampung Korem mengapresiasi program Nusantara Fund dan pembentukan kelompok Bisnis Penampungan Ikan di Kampung tersebut yang di sosialisasikan oleh Dewan Adat Kainkain Karakara Byak dan AMAN , sebagai bentuk kemajuan bagi pemberdayaan masyarakat adat di kampung korem, sehingga masyarakat mampu mengelola hasil sumberdaya alamnya sendiri , dan memasarankan secara teratur untuk memenuhi kebutuhan ekonomi mereka sehari-hari.
“ ini cukup membantu, Dewan Adat Byak mebuat sebuah terobosan ,dengan melibatkan masyarakat adat sebagai penerima manfaat dari program Nusantara Fund ini “ ujar Sarah Dimara Pj. Kepala Kampung Korem Distrik Biak Utara Kabupaten Biak .
Kepala Kampung berharap program ini terus berjalan, sehingga kebutuhan dan harapan masyarakat adat di kampung Korem dapat terjawab dengan pemasaran yang lebih baik dan harga yang lebih baik bagi kebutuhan mereka sehari-hari .
“ mereka yang mengelola perikanan tangkap secara tradisional ini merupakan peluangt, sehingga mereka dapat mengelola secara profesional “ katanya.
Sekjen Kainkain Karakara Byak (Ketua Dewan Adat Biak ) Gerald Kafiar menjelaskan bahwa Lembaga Kainkain Karakara Byak melakukan sebuah upaya kemitraan lemabaga –lembaga Masyaraka Swadaya Masyarakat (NGO) untuk membantu menunjang program kerja masyarakat adat dengan mengelola sumberdaya alamnya sendiri secara baik dan berkesinambungan.
“ program kami telah berhasil dua tahun belakangan , sehingga kami pindah lagu dan mengembangkan program penampungan hasil laut , kemudian kami juga mengembangkan usaha kopra yang di kelola sendiri oleh masyarakat adat “ tuturnya.
Ketua PD Aman Jayapura Benhur Wally mengakui kehadiran AMAN dalam sosialisasi program Nusantara Fund, sebagai bagian dari penguatan kapasitas masyarakat adat dalam kelompok-kelompok pengelolaan Bisnis Penampungan ikan milik masyarakat adat sendiri. Sebgai lembaga yang memberikan rekomendasi AMAN membantu sehingga program ini dapat berjalan selama komunitas kelompok dapat memberikan pelaporan dengan baik .
“ ada keterbukaan dalam pelaporan, sehingga pelaporan penggunaan dana Nusantara juga harus di pertanggung jawabkan sebagai komitmen AMAN bersama Funding atau Donor yang meberikan bantuan” ujar Benhur Wally
Benhur Wally berharap adanya kerjasama dan kolobarsi antara kelompok Bisnis dan Dewan adat serta AMAN sehingga dalam manajemen pelaporan komunitas dapat mandiri bekerja frofesional meskipun di kampung.

Kampung Korem sendiri telah memiliki 9 kelompok nelayan, ada sejumlah masalah yang di hadapi masyarakat nelayan ini salah satunya adalah lokasi penangkapan ikan mereka yang berhadapan langsung dengan samudera Pasifik, cuaca yang sangat ekstrim, masalah distribusi pasar yang belum efektif, dann kurangnya peningkatan kapasitas dalam pengelolaan sumberdaya alam yang mereka miliki secara berkelanjutan. Masyarakat adat kampung Korem sangat menyambut baik kehadiran program tersebut untuk memperbaiki keadaan ekonomi mereka. Kegiatan sosialisasi ini juga dihadiri oleh Benhur Wally selaku ketua PD AMAN (Aliansi Masyarakat Adat Nusantara ) Jayapura Papua sebagai organisasi pendamping program kerjasama Kainkain Karkara Byak dengan Nusantara Fund. (nesta )

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here