PENATAAN MANAJEMEN KELEMBAGAAN DAN PERADILAN ADAT UNTUK SELAMATKAN GENERASI PENERUS SUKU MANDOBO

0
45
Perwakilan Jerat Papua Engel Dimara dan Perwakilan LMA Mandobo Yustinus Andap saat Pembukaan Lokakarya Manajemen Kelembagaan dan Peradilan Adat Bagi Masyarakat Adat Suku Mandobo Bovent Digoel Papua Selatan , foto :nesta/jeratpapua.org
Perwakilan Jerat Papua Engel Dimara dan Perwakilan LMA Mandobo Yustinus Andap saat Pembukaan Lokakarya Manajemen Kelembagaan dan Peradilan Adat Bagi Masyarakat Adat Suku Mandobo Bovent Digoel Papua Selatan , foto :nesta/jeratpapua.org

JERATPAPUA.ORG, TANAH MERAH – Masyarakat adat Mandobo  Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan, menyambut baik adanya penataan  manajemen Kelembagaan  dan Peradilan Adat Suku Mandobo yang selama ini tidak di lakukan sebagai upaya dalam menyelamatkan generasi penerus  Mandobo nantinya.

Hal itu di ungkapkan perwakilan Lembaga Masyarakat Adat  (LMA) Mandobo Kabupaten Boven Digoel Provinsi Papua Selatan Yustinus Andap .  dirinya melihat dengan adanya  perkembagaan jaman dan tergurasnya arus imigrasi sehingga banyak terjadi perubahan perilaku di masyarakat khususnya masyarakat adat  dan generasi muda Mandobo yang mulai tidak lagi menjalankan kehidupannya sesuai budaya dan norma adat orang Mandobo.

“ banyak anak ,cucu kita belum mengetahui sehingga ini akan menjadi bekal atau secara tertulis dapat kami turunkan ke anak cucu kami kedepan “ungkap Yustinus Anam  Perwakilan LMA Mandobo Boven Digoel selasa, (05/12/2023).

Selain itu menurut Yustinus Andap, penataan Kelembagaan dan Peradilan Adat juga sebagai media tertulis yang menjadi pedoman lembaga masyarakat Adat Mandobo untuk terus memberikan rambu-rambu bagi kehidupan Masyarakat Adat , dalam menjalani kehidupannya sehari-hari sekaligus sebagai  rambu-rambu Perlindungan hak-hak masyarakat Adat Mandobo nantinya .

“perlindungan yang kami maksudkan, seperti Perlindungan Manusia , Sumberdaya Alam, Perlindungan atas Tanah , hutan dan segala isinya menyangkut dengan harkat dan martabat serta budaya orang mandobo “katanya.

 Perwakilan JeraSalah satu Peserta Lokakarya Manajemen Kelembagaan dan Peradilan Adat Bagi Masyarakat Adat Suku Mandobo Bovent Digoel Papua Selatan , foto :nesta/jeratpapua.org
Perwakilan JeraSalah satu Peserta Lokakarya Manajemen Kelembagaan dan Peradilan Adat Bagi Masyarakat Adat Suku Mandobo Bovent Digoel Papua Selatan , foto :nesta/jeratpapua.org

Theodorus Yamon Tokoh Masyarakat adat Mandobo dan juga sebagai ketua Tim perumus manajmen Kelembagaan dan Peradilan Adat Suku Mandobo mengaku saat ini generasi penerus  Mandobo sebagian besar tidak mengetahui norma dan aturan adat , tidak itu saja kekawatiranya juga beralasan dimana sebagian besar bahasa daerah Mandobo tidak di perkenalkan generasi penerus bahkan itu terjadi di dalam rumah tangga, keluarga , dan lingkungan . sehingga adanya penataan manajemen Kelembagaan dan Peradilan adat ini mampu meminimalisir potensi ancaman degradasi moral generasi penerus Mandobo.

“ anak-anak kita yang di dalam rumah saja sudah tidak tau bahasa, apa lagi adat istiadat dan aturan, ini bahaya sehingga ini perlu di tata kembali sebagai hukum dan aturan baku dalam kelembagaan Adat Mandobo kedepan “ujarnya Theodorus Yamon.

Theodorus Yamon mengapresiasi langkah tepat yang di lakukan Jaringan Kerja Rakyat Papua JERAT , sebagai dorongan semangat dan motivasi orang Mandobo untuk kembali menata dirinya demi penyelamatan generasi Mandobo kedepan .

“ini langkah tepat, kita hanya bicara-bicara tapi tidak ada peraturan tertulis meski dulu orang tua dorang sudah turunkan , tetapi legalitas harus jelas “imbuhnya.

Foto Bersama Peserta Lokakarya Manajemen Kelembagaan dan Peradilan Adat Bagi Masyarakat Adat Suku Mandobo Bovent Digoel Papua Selatan , foto :nesta/jeratpapua.org
Foto Bersama Peserta Lokakarya Manajemen Kelembagaan dan Peradilan Adat Bagi Masyarakat Adat Suku Mandobo Bovent Digoel Papua Selatan , foto :nesta/jeratpapua.org

Lokakarya Manajemen Kelembagaan Adat dan Peradilan Adat Suku Mandobo Kabupaten Boven Diegol

Yang di gelar oleh Jerat Papua berlangsung  selama 4 hari dari tanggal 4 hingga 7 Desember 2023.

Di ikuti oleh perwakilan tokoh2  Adat , Tokoh Perempuan, dan Tokoh pemuda  Suku Mandobo serta Perwakilan  Lembaga Masyarajat Adat (LMA)  Suku Mandobo yang berlangsung di Kantor Kampung Persatuan Distrik Mandobo Kabupaten Boven Digoel.(nesta)

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here